February 8, 2010
Surga dunia (mudah-mudahan di akherat juga ada)
Apa nih maksudnya?
Buat para Toycammers atau pecinta fotografi analog pasti berharap hal ini ada di Indonesia.. Bijimane ngga?! coba aja liat ini
Mantep ga tuh??
biasa aja?
He’?
Berikut adalah informasi yang Mastoycam rangkum hasil dari nge-google
Ialah Yodobashi Store yang berada di Tokyo – Jepang tepatnya di shinjuku (1-11-1 Nishi-Shinjuku Shinjuku-ku) beda 1 blok dari pintu keluar sebelah barat stasiun Shinjuku. Buka tiap hari dari jam stengah spuluh pagi sampai jam 9 malem.
Di sana, toko khusus kamera ini harganya bisa di tawar lhoo biarpun udah ada taggingnya.. cocok banget buat yang mau nyetok film.. yang dijual di sini juga beragam, dari mulai film large format, medium format sampe 35mm, peralatan kamar gelap, studio lighting, slide projectors, kamera video, printer, perlengkapan arsiparis, sampe album foto juga bisa ditemukan.
udah ngiler…? naahh kalo ada yang mau ke jepang jangan lupa mampir ke sana.. dari basement bandara Hanada naik monorail ke Hamamatsucho (460 yen) trus naik ke arah Yamanote Line turun di Shinigawa and Shinjuku (190 yen). Pas udah sampe, jangan kebingungan karena banyak orang yang lalu lalang di stasiun tersibuk di Tokyo. Langsung aja cari pintu keluar yang ke Neio Department Store. kalo udah keluar belok kiri masuk ke trotoar pertama trus nyebrang dan lanjut jalan ke kiri.. Nanti nemu jalan kecil pertama di sebelah kanan, belok aja kira-kira 50 yard nanti ketemu Yodobashi..
Sippp!!! kabarin Mastoycam ya kalo mau ke sana.. tar Mastoycam nitip.. hehehehe..
February 5, 2010
Street Photography
sebelum mastoycam nanya, tertarikkah Anda dengan street photography? mastoycam akan beri penjelasan apa yang mastoycam tau tentang street photography..
street photography adalah tentang merekam kehidupan. kehidupan sehari-hari, kehidupan di sekitar kita, kehidupan yang sering kita lalui, atau bahkan kehidupan orang lain.
street photography adalah mencintai motret dimanapun Anda berada, memotret kehidupan.
foto-foto berikut diambil dari street photography for the purist by chris week .
ada banyak perdebatan tentang penggunaan kamera untuk melakukan street photography.. apakah harus analog, atau digital? bw atau berwarna? rangefinder atau SLR, leica atau olymbus? huahaha… buat mastoycam sendiri sih ga begitu penting. street photography in a toycam way??? kenapa ngga?? memang jelas dari segi hasil akan berbeda, tapi spirit dan kepuasan saat melakukan observasi, memberanikan diri untuk membidik, menikmati jepret sana jepret sini, hingga rasa penasaran ketika film kita dalam proses cuci scan..
lucky 200 redscale, ricoh gx1
Sensia 100, cross process. LC-A
kodak portra 160nc, holga 120N
lucky BW 100, ricoh gx1. scanned in color mode
okeh.. demikian tentang street photography… silahkan googling tentang street photography dengan lebih mendalam, load film Anda, dan segeralah ke luar (hey!!! there’s a life out there!!!) oh, iya.. sebagai tambahan referensi tentang street photography.. video 1, video 2, video 3
“$3M0Ga b’muNva@t” <— alay
February 9, 2009
bikin film redscale yuk!!
kali ini mastoycam akan sharing tentang bagaimana biasanya matsoycam, eh.. mastoycam membuat film redscale..
yang dibutuhkan adalah:
canister bekas (minta di lab foto tempat biasa kalian proses film)

film yang mau di redscale

dan juga gunting serta black duct tape a.k.a lakban hitam
caranya..
1. gunting ujung film yang mau diredscale

2. tempelkan ujung film tersebut ke ujung sisa film di canister bekas

tempel dengan menggunakan lakban hitam

3. masukkan film yang ingin diredscale kedalam canister bekas dengan cara memutar spool canister bekas berlawanan arah jarum jam

4. sudah? sudah mentok/ga bisa diputar lagi? kalau sudah, gunting filmnya… film redscale siap digunakan!!!

taraaaaaa!!!

silahkan mencoba… and happy redscaling!!!
February 9, 2009
redscale di kamera 120mm format
uuu yeah baby!!!! ga usah bikin2 film redscale lagi kalo mau diload di kamera berformat 120mm!!!
kalian pasti tau cara loading film 35mm di diana atau holga 120mm format, kayak gini bukan?

bad!!! ini bukan setingan buat redscale… tapi gini:

gitu..
February 9, 2009
[tutorial] 70mm film (2)
yes yes yes!!! ada cara lain untuk me load film 70mm tanpa harus mencoak2 holga kalian.. dan trik ini bisa diaplikasikan ke mba diana lhooo.. tapi kelemahannya, setup ini harus dilakukan di kamar yang benar2 gelap, jadi.. mari kita melihat dengan perasaan..
peralatan yang dibutuhkan adalah:
1. 2 buah tabung film 35mm berwarna hitam
2. lakban hitam (black duct tape)
3. gunting hitam (merah atau kuning juga boleh.. sesuai selera lah!!)
4. 2 buah spool 120mm film
5. dan pastinya 2 roll film 35mm
*untuk tujuan tutorial, mastoycam menggunakan film bekas.
..mari..
1. 70mm-kan kedua film kalian di spool 120mm film, pindahkan gulungan film 35mm dari dalam canister ke spool 120mm film.

2. setelah seluruh gulungan film 35mm pindah ke spool 120mm film, gunting saja.. (70mm film created)

3. langkah selanjutnya adalah, loading film!!
tempel kedua ujung film ke spool 120mm yang kedua

letakkan kedua spool kedalam holga/diana kalian

ganjal dengan menggunakan kertas karton (biasanya mastoycam menggunakan kardus film 135mm).
4. setelah selesai meng-expose seluruh frame, unload film di kamar gelap dan gunakan perasaan kalian untuk melihat. masukkan masing2 film 35mm kedalam tabung hitam yang sudah disiapkan.. bungkus tabung dengan lakban hitam.
bawa kedua tabung ke lab terdekat, dan bilang ke operatornya bahwa film ini telanjang tanpa canister.
atau kalo nggak mau ribet, sini biar mastoycam yang develop… hehehe…
selamat mencoba!!
February 8, 2009
tutorial 70mm film holga
Peralatan yang dibutuhkan:

dan handphone

saudara… mari kita mulai!!
1. gunting tabung film secara memanjang dengan lebar 1 cm

2. lubangi dasar tabung dengan menggunakan solder hingga cukup untuk memasukkan spool film 35mm

hasil:

3. bungkus styrofoam dengan lakban hitam, lalu di “coak” sedikit untuk penyangga film


4. sekarang bagian tersulit bagi saya.. “melukai” holga dengan mencoak body tepi kiri bawah untuk memasukkan film 35

potong hingga rata

setelah semua perlengkapan selesai di setup, mari mulai loading kdua film 35mm kita..
5. load film pertama dengan menggunakan styrofoam sebagai penyangganya

6. untuk me-load film kedua, masukkan film tersebut kedalam tabung hitam yang telah dilubangi

7. letakkan tabung berisi film kedua tepat disisi kiri bawah holga (a), dan sejajarkan film kedua dengan film pertama (b)

8. setelah kedua film direkatkan ke spool film 120mm, letakkan “holga back” ditempatnya dan tutup semua tabung dengan lakban hitam (jangan sampai ada lubang sedikitpun yang memungkinkan cahaya masuk).



9. setelah semua permukaan tabung ditutup dengan lakban hitam, segera tidur (jika setup dilakukan pada malam hari) agar siang ketika matahari bersinar cerah, kalian sudah tidak dalam keadaan tidur.
oh iya, satu lagi… jangan menutup holga back terlalu rapat di bagian tabung, karena bisa menghalangi jalannya film kedua masuk kedalam. jika ini terjadi, film kedua akan ter-expose dalam kondisi rusak.
untuk pindah frame, putar winder sebanyak 30-35 klik.
unload film di kamar gelap atau dengan changing bag.
setelah semua selesai, telpon/sms mas toycam dengan handphone kalian untuk memproses dan scan kedua filmnya untuk digabungkan.
have a nice holgaing!!!
dikutip dari:
http://www.flickr.com/photos/jtcatbagan/1295035163/
hasilnya




















